PENGERTIAN
DEMOKRASI
Demokrasi berasal dari
bahasa Yunani yaitu "Demos" yang berarti rakyat dan kratos yang
berarti kekuasaan. Secara bahasa Demokrasi adalah kekuasaan yang
berada ditangan rakyat(pemerintahan rakyat). Maksud dari pemerintahan rakyat
adalah pemegang kekuasaan tertinggi dipenggang oleh rakyat. Jadi demokrasi
adalah sebuah bentuk sistem pemerintahan dalam rangka mewujudkan kedaulatan
rakyat yang dijalankan oleh pemerintah.
Pegertian Demokrasi menurut Ahli:
Menurut H. Harris Soche (Yogyakarta
: Hanindita, 1985)
Demokrasi adalah bentuk
pemerintahan rakyat, karena itu kekusaan pemerintahan itumelekat pada diri
rakyat atau diri orang banyak dan merupakan hak bagi rakyat atauorang banyak
untuk mengatur, mempertahankan dan melindungi dirinya dari paksaandan
pemerkosaan orang lain atau badan yang diserahi untuk memerintah.
Menurut Hannry B. Mayo
Kebijaksanaan
umum ditentukan atas dasar mayoritas oleh wakil-wakil yang diawasisecara efektif
oleh rakyat dalam pemilihan-pemilihan yang didasarkan atas prinsipkesamaan
politik dan diselenggarakan dalam suasana di mana terjadi kebebasanpolitik.
Menurut International Commission of
Jurist
Demokrasi adalah suatu
bentuk pemerintahan di mana hak untuk membuat keputusan-keputusan politik
diselenggarakan oleh warga Negara melalui wakil-wakil yang dipiliholeh mereka
dan yang bertanggungjawab kepada mereka melalui suatu prosespemilihan yang
bebas.
Menurut C.F. Strong
Demokrasi
adalah Suatu sistem pemerintahan di mana mayoritas anggota dewan darimasyarakat
ikut serta dalam politik atas dasar sistem perwakilan yang menjaminpemerintah
akhirnya mempertanggungjawabkan tindakan-tindakannya pada mayoritastersebut.
Menurut Samuel Huntington
Demokrasi ada jika para
pembuat keputusan kolektif yang paling kuat dalam sebuahsistem dipilih melalui
suatu pemilihan umum yang adil, jujur dan berkala dan di dalamsistem itu para
calon bebas bersaing untuk memperoleh suara dan hampir seluruhpenduduk dewasa
dapat memberikan suara.
Menurut Merriam, Webster Dictionary
Demokrasi
dapat didefinisikan sebagai pemerintahan oleh rakyat; khususnya, olehmayoritas;
pemerintahan di mana kekuasaan tertinggi tetap pada rakyat dan dilakukanoleh
mereka baik langsung atau tidak langsung melalui sebuah sistem perwakilan
yangbiasanya dilakukan dengan cara mengadakan pemilu bebas yang diadakan
secaraperiodik; rakyat umum khususnya untuk mengangkat sumber otoritas politik;
tiadanyadistingsi kelas atau privelese berdasarkan keturunan atau kesewenang-wenangan.
Menurut Yusuf Al-Qordhawi
Demokrasi
adalah Wadah Masyarakat untuk memilih sesorang untuk mengurus danmengatur
urusan mereka. Pimpinanya bukan orang yang mereka benci, peraturannyabukan yang
mereka tidak kehendaki, dan mereka berhak meminta pertanggungjawaban penguasa jika pemimpin tersebut salah. Merekapun
berhak memecatnya jikamenyeleweng, mereka juga tidak boleh dibawa ke sistem
ekonomi, sosial, budaya, atausistem politik yang tidak mereka kenal dan tidak
mereka sukai
Menurut Abrahan Lincoln, 1863
Demokrasi adalah
pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat ( governmentof the
people, by the people, and for the people).
Menurut Abdul Ghani Ar Rahhal
Di dalam bukunya,
Al Islamiyyin wa Sarah Ad Dimuqrathiyyah
Demokrasi sebagai “kekuasaan rakyat oleh
rakyat”. Rakyat adalah sumber kekuasaan.
Ia juga menyebutkan bahwa orang yang pertama
kali mengungkap teori demokrasiadalah Plato. Menurut Plato, sumber kekuasaan
adalah keinginan yang satu bukanmajemuk. Definisi ini juga yang dikatakan oleh
Muhammad Quthb dalam bukunya
Madzahib Fikriyyah Mu’ashirah
Menurut Hans Kelsen
Demokrasi adalah pemerintahan oleh rakyat dan
untuk rakyat. Yang melaksanakankekuasaan Negara ialah wakil-wakil rakyat yang
terpilih. Dimana rakyat telah yakin,bahwa segala kehendak dan kepentingannya
akan diperhatikan di dalammelaksanakan kekuasaan Negara.
Menurut John L Esposito
Pada dasarnya kekuasaan
adalah dari dan untuk rakyat. Oleh karenanya, semuanyaberhak untuk
berpartisipasi, baik terlibat aktif maupun mengontrol kebijakan yangdikeluarkan
oleh pemerintah. Selain itu, tentu saja lembaga resmi pemerintah
terdapatpemisahan yang jelas antara unsur eksekutif, legislatif, maupun
yudikatif.
Menurut Sidney Hook
Demokrasi adalah bentuk
pemerintahan dimana keputusan-keputusan pemerintah yangpenting secara langsung
atau tidak didasarkan pada kesepakatan mayoritas yangdiberikan secara bebas
dari rakyat dewasa.
Menurut M.A Badrus
Shofa’
Demokrasi
di Indonesia adalah dari rakyat untuk para koruptor, hal itu di sebabkan karena
memang di Indonesia terjadi hal demokrasi yang semacam itu, semuanya keluar
dari rakyat dan hanya sedikit untuk Negara dan banyak untuk para koruptor, hal
itu sudah dibuktikanya dengan adanya banyak kasus koruptor yang muncul di
Indonesia, mulai dari korupsi dalam lingkup kecil kelurahan sampai dengan
korupsi dalam lingkup tertinggi yakni dalam kementerian. Korupsi uang pajak
sampai korupsi dana pembangunan dan pengembangan dan masih banyak lagi kasus
korupsi lainya.
Budaya
Demokrasi
Kata budaya berasal dari kata budi/akal dan
daya/kemampuan maka budaya adalah kemampuan akal manusia. Secara bahasa budaya
demokrasi berarti kemampuan akal manusia tentang berdemokrasi.
Pengertian Budaya Demokrasi dapat dilihat
dari tiga sudut. Yang pertama adalah budaya demokrasi formal, yaitu suatu sistem pemerintahan yg hanya
dilihat dari ada atau tidaknya lembaga politik demokrasi seperti perwakilan
rakyat .
Yang kedua adalah budaya demokrasi wajah(permukaan), yaitu demokrasi yang hanya
tampak dari luar, sedangkan di dalamnya tidak ada sama sekali unsur demokrasi.
Yang ketiga demokrasi substantif, yaitu demokrasi yang memberikan
kesempatan(hak suara) untuk menentukan kebijakan kepada seluruh golongan
masyarakat tanpa memandang kedudukan atau apapun dengan tujuan menjalankan
agenda kerakyatan.
Budaya Demokrasi pada intinya adalah budaya
yang menomorsatukan kepentingan masyarakat dalam pembuatan keputusan mengenai
kebijakan negara.
Kelebihan dan Kekurangan Budaya Demokrasi
Kelebihan
+ Demokrasi memberi kesempatan untuk perubahan
di tubuh pemerintahan tanpa menggunakan kekerasan.
+ Adanya pemindahan kekuasaan yang dapat
dilakukan melalui pemilihan umum
+ Sistem demokrasi mencegah adanya monopoli
kekuasaan
+ Dalam budaya demokrasi, pemerintah yang
terpilih melalui pemilu akan memiliki rasa berutang karena
rakyat yang memilihnya, oleh karena itu hal ini akan menimbulkan pemicu
untuk bekerja sebaik-baiknya untuk rakyat
+ Masyarakat diberi kebebasan untuk
berpartisipasi yang menimbulkan rasa memiliki terhadap negara.
Kekurangan
- Masyarakat bisa salah dalam memilih
dikarenakan isu-isu politik
- Fokus pemerintah akan berkurang ketika
menjelang pemilu masa berikutnya
Jenis-jenis Demokrasi
> dilihat dari cara penyaluran aspirasi
rakyat;
·
Demokrasi Langsung
Demokrasi langsung adalah sistem demokrasi
yang memberikan kesempatan kepada seluruh warga negaranya dalam permusyawaratan
saat menentukan arah kebijakan umum dari negara atau undang-undang. Bisa
dikatakan demokrasi langsung adalah demokrasi yang bersih karena rakyat
diberikan hak mutlak untuk memberikan aspirasinya.
·
Demokrasi Tidak Langsung
Demokrasi tidak langsung adalah sistem
demokrasi yang dijalankan menggunakan sistem perwakilan.
> dilihat dari dasar yang dijadikan
prioritas atau titik perhatian;
·
Demokrasi Material
·
Demokrasi Formal
·
Demokrasi Campuran
> dilihat dari prinsip ideologi;
·
Demokrasi Rakyat
Demokrasi rakyat(proletar) adalah sistem
demokrasi yang tidak mengenal kelas sosial dalam kehidupan. Tidak ada pengakuan
hak milik pribadi tanpa ada paksaan atau penindasan tetapi untuk mencapai
masyarakat yang dicita-citakan tersebut dilakukan dengan cara kekerasan atau paksa
atau dengan kata lain negara adalah alat untuk mencapai cita-cita kepentingan
kolektif. Demokrasi rakyat merupakan demokrasi yang berdasarkan paham
marxisme atau komunisme.
·
Demokrasi Konstitusional
Demokrasi konstitusional adalah demokrasi yang
dilandaskan kebebasan setiap orang atau manusia sebagai makhluk sosial. Hobbe,
Lockdan Rousseaue mengemukakan pemikirannya tentang negara demokrasi bahwa
negara terbentuk disebabkan oleh benturan kepentingan hidup orang yang hidup
bermasyarakat. Ini mengakibatkan terjadinya penindasan diantara mereka. Oleh
sebab itu kumpulan orang tersebut membentuk komunitas yang dinamakan negara
atas dasar kepentingan bersama. Akan tetapi fakta yang terjadi kemudian adalah
munculnya kekuasaan berlebih atau otoriterianisme.
Hal inilah yang menjadi pemicu pemikiran baru
yakni demokrasi liberal. Setiap individu dapat berpartisipasi melalui wakil
yang dipilih melalui pemilihan sesuai ketentuan. Masyarakat harus dijaminan
dalam hal kebebasan individual(politik, sosial, ekonomi, dan keagamaan).
> dilihat dari kewenangan dan hubungan
antara alat kelengkapan negara;
·
Demokrasi Sistem Parlementer
Indonesia pernah menerapkan demokrasi
parlementer yaitu pada tahun 1945-1959. Dalam sistem demokrasi parlementer,
Indonesia memiliki kepala negara dan kepala pemerintahan sendiri. Selama
periode ini konstitusi yang digunakan adalah Konstitusi RIS dan UUDS 1950.
BAnyak kelebihan yang dirasakan ketika Indonesia menerapkan sistem demokrasi
parlementer antara lain:
1. Parlemen menjalankan peran yang sangat baik
2. Akuntabilitas pemengang jabatan tinggi
3. Partai plitik diberi kebebasan dan peluang
untuk berkembang
4. Hak dasar setiap individu tidak dikurangi
5. Pemilihan umum dilaksanakan benar2 dengan
prinsip demokrasi (Pemilu 1955)
6. Daerah diberikan otonomi dalam
mengembangkan daerahnya sesuai dengan asas desentralisasi
Meskipun banyak sekali kelebihan yang
dirasakan, demokrasi parlementer dianggap gagal karena beberapa alasan yang
dikemukakan para ahli sebagai berikut:
1. Usulan Presiden(Konsepsi Presiden) tentang
Pemerintahan yang berasaskan gotong-royong( berbau komunisme)
2. Dewan Konstituante yang bertugas menyusun
Undang-undang(konstitusi) mengalami kegagalan dalam merumuskan ideologi
nasional.
3. Dominan sekali politik aliran yang memicu konflik
4. Kondisi ekonomi pasca kemerdekaan masih
belum kuat.
·
Demokrasi Sistem Presidensial
Kata demokrasi berasal dari Athena,Yunani Kuno
sekitar abad ke-5SM. Yunani merupakan salah satu negara yang ilmu pengetahuan
dan peradabannya maju pada zamannya. Dari sinilah awal perkembangan tentang
hukum demokrasi modern. Seiring berjalannya waktu hingga sekitar abad ke-18
terjadilah revolusi-revolusi termasuk perkembangan demokrasi di berbagai
negara. Konsep demokrasi menjadi salah satu indikator perkembangan sistem
politik sebuah negara. Prinsip Trias politica yang diterapkan oleh negara
demokrasi menjadi sangat utama untuk memajukan kemakmuran dan kesejahteraan
masyarakat. Fakta sejarah juga memeri bukti bahwa kekuasaan eksekutif yang
terlalu besar tidak menjamin dalam pembentukan masyarakat yang adil dan
beradab.
Perkembangan
Demokrasi di Indonesia
Konstitusi Indonesia, UUD 1945, menjelaskan
bahwa Indonesia adalah sebuah negara demokrasi. Presiden dalam menjalankan
kepemimpinannya harus memberikan pertanggungjawaban kepada MPR sebagai wakil
rakyat. Oleh karena itu secara hierachy rakyat adalah pemegang kekuasaan
tertinggi melalui sistem perwakilan dengan cara pemilihan umum. Pada era
Presiden Soekarno, Indonesia sempat menganut demokrasi terpimpin tahun 1956.
Indonesia juga pernah menggunakan demokrasi semu(demokrasi pancasila) pada era
Presiden Soeherto hingga tahun 1998 ketika Era Soeharto digulingkan oleh
gerakan mahasiswa. Gerakan mahasiswa yang telah memakan banyak sekali harta dan
nyawa dibayar dengan senyum gembira dan rasa syukur ketika Presiden Soeharto
mengumumkan "berhenti sebagai Presiden Indonesua" pada 21 Mei 1998. Setelah
era Seoharto berakhir Indonesia kembali menjadi negara yang benar-benar
demokratis mulai saat itu. Pemilu demokratis yang diselenggarakan tahun
1999 dimenangkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Pada tahun 2004 untuk pertama kali Bangsa
Indonesia menyelenggarakan pemilihan umum presiden. INi adalah sejarah baru
dalam kehidupan demokrasi Indonesia.